Ketahui 10 Posisi dan Tugasnya di Dapur SPPG Badan Gizi Nasional

Ditulis pada 11 Dec 2025 | Diupdate pada 11 Dec 2025 |oleh Arif Widodo

Waktu membaca 6 menit
Ketahui 10 Posisi dan Tugasnya di Dapur SPPG Badan Gizi Nasional

Pemerintah terus mendorong agar program makan bergizi gratis dapat dinikmati oleh seluruh siswa di Indonesia. Seiring waktu, jumlah dapur SPPG yang telah mendapatkan ijin operasional dan aktif semakin banyak. Manfaatnya tidak hanya dirasakan siswa dan penerima manfaat, namun juga masyarakat sekitar dapur SPPG. Dengan bertambahnya operasional dapur SPPG maka semkain banyak pula jumlah tenaga kerja yang dapat diserap dari masyarakat sekitar dapur.

Berikut adalah 10 posisi di dapur SPPG beserta tugas-tugas pokoknya.

Ahli Gizi

Peran ahli gizi sangat penting dalam operasional dapur SPPG. Seorang ahli gizi bertanggungjawab menyusun menu harian/mingguan sesuai standar gizi MBG, menentukan spesifikasi bahan makanan mulai dari jenis, kualitas hingga jumlah takarannya hingga memantau kualitas masakan, kebersihan, dan penyajian sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat. Ahli gizi juga bertanggung jawab atas pengembangan menu harian yang seimbang, Quality Control (QC) bahan dan pengelolaan makanan, Edukasi food grade environment & konsultasi gizi, Pencatatan sampel makanan harian

Seiring dengan pentingnya peran ahli gizi, maka kualifikasi yang dibutuhkan untuk menjadi ahli gizi juga semakin tinggi. Berikut adalah kualifikasi ahli gizi untuk dapur SPPG.

  1. Berpendidikan D4/S1 gizi , atau
  2. Berpendidikan D3/D4/S1 Kesehatan Masyarakat, Teknologi Pangan, Pengolahan Makanan, Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi.
  3. Memiliki keterampilan komunikasi yang baik, bertanggung jawab, disiplin, jujur, serta mampu mengoperasikan komputer.

Selain persyaratan di atas, seorang ahli gizi juga tentunya harus memiliki pengetahuan tentang higiene sanitasi, perhitungan angka kecukupan gizi makanan, hingga pengembangan menu yang seimbang

Akuntan

Ketahui 10 Posisi dan Tugasnya di Dapur SPPG Badan Gizi Nasional
Ketahui 10 Posisi dan Tugasnya di Dapur SPPG Badan Gizi Nasional

Posisi akuntan memegang peran penting dalam mengelola keuangan dapur SPPG. Berikut adalah tugas pokok seorang akuntan di dapur SPPG:

  1. Melakukan pencatatan semua pemasukan dan pengeluaran secara harian dan kronologis, termasuk pembelian bahan baku, biaya operasional, dan petty cash
  2. Membuat laporan keuangan secara harian, mingguan hingga bulanan  untuk memantau kinerja finansial dapur
  3. Membantu kepala dapur dalam membuat perencanaan serta menyusun anggaran dapur SPPG
  4. Melakukan efisiensi anggaran pembelian bahan dan barang-barang kebutuhan dapur serta terlibat dalam proses pengadaan bahan dan barang.
  5. Memastikan seluruh data pembelian dan penggunaan bahan telah sesuai serta ketentuan penggunaan anggaran 

Mempermudah tugas seorang akuntan SPPG, kami juga telah membuat aplikasi pencatatan keuangan SPPG untuk mempermudah tugas akuntan. Kamu bisa langsung registrasi untuk mencoba aplikasi tersebut ya.

Asisten Lapangan

Tugas seorang asisten lapangan adalah pengawasan operasional dapur agar sesuai dengan Standar OPerasional dan Prosedur ( SOP ) , menjamin kebersihan dapur serta pengawasan stok bahan, manajemen staf seperti absensi karyawan SPPG , distribusi makanan ke penerima manfaat, dan pelaporan.

Sedangkan keahlian yang harus dimiliki oleh seorang asisten lapangan antara lain

  1. Kemampuan mengoperasionalkan komputer
  2. Mampu bekerja secara cepat dan cekatan
  3. Memiliki kemampuan komunikasi yang baik serta
  4. Kemampuan dalam menyelesaikan suatu permasalahan

Untuk mendapatkan posisi asisten lapangan, minimal kamu harus memiliki ijasah SMA atau akan lebih diutamakan diploma 3 hingga sarjana.

Head Chef

Ketahui 10 Posisi dan Tugasnya di Dapur SPPG Badan Gizi Nasional
Ketahui 10 Posisi dan Tugasnya di Dapur SPPG Badan Gizi Nasional

Untuk dapat menempati posisi head chef, kamu perlu memiliki kompetensi khusus memasak. Hal ini dikarenakan seorang head chef harus mahir memasak, namun juga melakukan tugas-tugas manajerial dapur untuk porsi besar serta mampu mengoptimalkan biaya bahan makanan. Umumnya persyaratan untuk menjadi seorang head chef SPPG adalah:

  1. Telah menempuh pendidikan minimal diploma / sarjana di bidang kuliner atau tata boga atau perhotelan
  2. WAJIB memiliki sertifikasi profesi chef dari lembaga sertifikasi yang diakui seperti BNSP, LSP dan sebagainya
  3. Telah berpengalaman lebih dari 2 tahun di bidang yang sama
  4. Memiliki pengalaman memimpin tim dapur dengan anggota lebih dari 15 orang
  5. Berpengalaman dalam menyajikan masakan porsi besar hingga mengelola alur produksi 

Tenaga Masak

Dalam operasional dapur SPPG, seorang tenaga masak harus mampu bekerja di bawah koordinasi head chef. Seorang tenaga masak bertugas untuk memasak sesuai dengan jadwal menu yang telah dibuat agar terpenuhi nilai gizi yang telah direncanakan, menjaga kebersihan dapur, alat memasak hingga lingkungan sekitar dapur. Selain jujur dan disiplin, seorang tenaga masak juga harus mampur berkomunikasi dan berkoordinasi dengan tenaga kerja lainnya. Untuk kualifikasi tenaga memasak di dapur SPPG antara lain:

  1. Pendidikan minimal SMA/SMK dengan jurusan tata boga lebih diutamakan
  2. Berpengalaman dalam memasak porsi besar selama lebih kurang 1 tahun
  3. Diutamakan telah memiliki sertifikat dari lembaga sertifikasi seperti BNSP atau LSP

Tenaga Persiapan

Kamu yang melamar di posisi tenaga persiapan harus mampu untuk memastikan kebersihan peralatan memasak hingga lingkungan dapur. Seorang tenaga persiapan juga harus mampu untuk menyiapkan bahan makanan tepat waktu agar sesuai dengan kebutuhan gizi serta operasional dapur SPPG. Sedangkan untuk kualifikasi tenaga persiapan antara lain:

  1. Berpendidikan minimal SMK / SMA
  2. Sehat jasmani dan rohani
  3. Lebih diutamakan untuk kamu yang sudah memiliki pengalaman bekerja di dapur katering atau hotel
  4. Jujur, bertanggung jawab, cekatan, tekun, dan mampu bekerja sama dalam tim.

Tenaga Pemorsian

Dalam mendukung operasional dapur SPPG, tugas seorang tenaga pemorsian juga tidak kalah penting. Tenaga pemorsian bertanggung jawab dalam menjamin ketersediaan bahan baku dan peralatan, mengupas, memotong dan mencuci bahan baku makanan secara higienis, menghitung porsi standar serta melakukan pembagian makanan ke dalam ompreng .

Seorang tenaga pemorsian diharuskan sehat jasmani rohani, disiplin dan mampu bekerjasama dengan tim. Tenaga pemorsian juga dituntut untuk selalu jujur, bertanggung jawab, menepati komitmen hingga siap bekerja sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Untuk kualifikasi umum tenaga pemorsian antara lain:

powered by wadahin.com

  1. Lebih diutamakan masyarakat sekitar dapur SPPG
  2. Mampu memahami dan menerapkan Standar Operasional dan Prosedur ( SOP ) pemorsian, higienis, sanitasi, serta penggunaan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, penutup kepala, sarung tangan.

Sedangkan kualifikasi khusus untuk tenaga pemorsian biasanya adalah:

  1. Pendidikan minimal sarjana (Ahli Gizi, Kesehatan Masyarakat, Teknologi Pangan, Pengolahan Makanan)
  2. Memiliki sertifikat HACCP, AIPJI, atau sejenisnya
  3. Memiliki pengetahuan gizi, paham AKG, sanitasi, higienitas

Tenaga Cuci Ompreng

Tugas tenaga ompreng tidak membutuhkan kualifikasi serta pendidikan formal yang tinggi, cukup memiliki kekuatan fisik yang mempuni. Secara khusus akan berbeda di masing-masing wilayah operasional SPPG, namun secara umum seorang tenaga cuci ompreng harus memiliki:

  1. Cukup stamina fisik untuk berdiri dan bergerak untuk waktu yang lama serta mengangkat peralatan masak atau ompreng
  2. Memiliki kesadaran kebersihan
  3. Mampu melakukan manajemen waktu menyelesaikan tugas pencucian dengan cepat, terutama selama jam sibuk atau setelah distribusi makanan

Sedangkan tugas umum seorang tenaga cuci ompreng antara lain:

  1. Mencuci, membilas, dan mensterilkan ompreng serta peralatan makan dan masak lainnya.
  2. Mengoperasikan mesin pencuci piring jika ada.
  3. Menjaga kebersihan dan kerapian area kerja di sekitar tempat cuci piring.
  4. Membuang sisa makanan dan mengelola sampah dengan benar

Driver / Sopir

Tugas seorang driver dapur SPPG adalah memastikan kelancaran distribusi makanan dari dapur ke sekolah penerima manfaat. Kamu yang ingin menempati posisi ini sudah pasti harus mempu mengendarai mobil. Berikut adalah persyaratan umum menjadi driver di dapur SPPG:

  1. Memiliki SIM A dan atau SIM C
  2. Berpengalaman dalam distribusi logistik atau makanan dalam skala besar
  3. Memastikan keamanan makanan yang dikirim serta keselamatan penumpang
  4. Memastikan kendaraan dalam kondisi bersih dan optimal untuk digunakan

Satpam

Tugas seorng satpan di dapur SPPG adalah melaksanakan fungsi pengamanan dapur dan lingkungannya. Selain sehat jasmani dan rohani, seorang satpam juga diutamakan memiliki pengalaman kerja sebagai satpam dan sertifikat pelatihan satpam (Gada Pratama) dari POLRI untuk memastikan kepatuhan standar resmi keamanan

Kesimpulan

Dengan dibukanya dapur SPPG di seluruh daerah di Indonesia, maka akan semakin banyak tenaga kerja yang diserap terutama dari masyarakat sekitar.

#sppg#mbg

Arif Widodo

Lowongan Kerja Terbaru dan Pengembangan Karir Author

Arif Widodo

Hanya seorang bapak-bapak yang suka membuat aplikasi dan bermusik

Lihat Profil