Dunia kecerdasan buatan semakin berkembang luar biasa. Tidak perlu menunggu lama, bahkan hampir setiap minggu kita semua disuguhkan kemampuan dari AI yang semakin hari terasa semakin maju dan terus maju. Tidak hanya satu bidang, perkembangan AI ini merambah di hampir seluruh bidang pekerjaan manusia. Kita sebelumnya sudah pernah membahas tentang bagaimana 5 Strategi Jitu Penggunaan ChatGPT Bantu Mendapatkan Pekerjaan , hingga bagaimana Prompt Membuat Brosur Otomatis Melalui AI .
Kali ini kita akan bahas mengenai Vibe Coding. Apa itu vibe coding, apa hubungannya dengan karir / pekerjaan, serta dapatkah vibe coding membantu pekerjaan sehari-hari. Yuk kita bahas.
Apa itu vibe coding
Vibe coding adalah sebuah konsep yang sebenarnya sudah cukup lama ada sejak awal tahun 2025. Konsep ini pertama kali dikenalkan oleh Andrej Karpathy , salah satu Co-founder OpenAI dan juga pernah menjabat sebagai Direktur AI di Tesla, milik Elon Musk.Β
Vibe coding ini sebenarnya cukup sederhana. Kamu cukup menggunakan AI Agent seperti ChatGpt, V0, Claude ,Grok bahkan gemini untuk menuliskan source code aplikasi yang kamu inginkan hanya dengan memberikan deskripsi menggunakan bahasa sehari-hari mu. Tidak perlu bahasa yang rumit, cukup bahasa sederhana namun menjelaskan apa yang ingin kamu buat. Dari situ nanti AI akan mengurus hal-hal teknisnya seperti code program, dependencies hingga bagian-bagian yang yang terkait. Kamu hanya perlu fokus kepada apa yang ingin kamu buat, sisanya biar AI yang urus.
Metode ini akan sangat bermanfaat jika kamu adalah seorang programmer, yang sedang membangun sebuah sistem yang tidak terlalu kompleks dan harus cepat selesai. Namun buat kamu yang bukan programmer pun, vibe coding bisa membuatkan aplikasi sederhana sesuai dengan kebutuhanmu saat ini.
Bagaimana Vibe Coding Mempermudah Pekerjaan
Vibe coding mengubah alur kerja yang semula menulis kode aplikasi baris demi baris, menjadi lebih mudah hanya melalui deskripsi yang kamu tentukan sendiri. Baik untuk programmer maupun non programmer, ada beberapa alasan kenapa vibe coding ini dirasa sangat mempermudah pekerjaan. Berikut alasannya:
Bagaimana Tugas dan Syarat Kepala Dapur Megelola SPPG
Free Career Quiz To Improve Your Job Skills
Akselerasi Development
Kamu bisa membuat aplikasi atau fitur tertentu hanya dalam hitungan menit, bukan jam. Ini tentu sangat cocok jika kamu berkutat dengan deadline ketat di tempat kerja, atau untuk freshgraduate yang sedang belajar. Untuk freshgraduate, kamu juga bisa baca kembali 5 Strategi Jitu Penggunaan ChatGPT Bantu Mendapatkan Pekerjaan. Dengan kemudahan ini, kamu seolah memiliki asisten AI yang bisa mengurangi beban pekerjaanmu sendiri.
Akses untuk Pemula
Tidak perlu expert atau ahli coding atau bahkan programmer. Kamu hanya perlu ide yang bagus, kalimat yang mudah dimengerti dan koneksi internat. Ini semua akan membantumu yang bukan programmer untuk bekerja di bidang teknologi seperti content creator atau bahkan membuat aplikasi sederhana. Bahkan AI juga akan melakukan proses debugging, refactoring, hingga integrate dengan API yang sudah kamu sediakan.
Aplikasi di Karir
Vibe coding juga bisa kamu gunakan untuk job hunting, seperti membangun portfolio cepat (misal app demo), atau kamu bisatunjukkan saat interview skill prompt engineering yang sedang dibutuhkan oleh perusahaan. Atau pada level lain, kamu bisa membuat sebuah tools yang membantu mu untuk submit CV atau portofolio ke banyak orang sekaligus dalam satu waktu.
LinkedIn Job Application Agent
Pada kesempatan kali ini kita akan membuat sebuah aplikasi agent job untuk mengirimkan lamaran pekerjaan melalui linkedIn. Tools AI yang akan kita gunakan adalah Calude AI. Aplikasi ini, akan membantu kamu untuk mensubmit lamaran pekerjaan dalam jumlah banyak sekaligus, sehingga lebih praktis jika dibandingkan dengan kirim satu per satu.
Pertama, kamu perlu akses Claude AI. Jika kamu sudah pernah terdaftar, cukup pastikan kamu login terlebih dahulu, atau jika belum terdaftar kama kamu bisa mendaftar menggunakan akun google yang kamu miliki.

Di halaman prompt, kamu hanya perlu mendeskripsikan apa yang ingin kamu buat. Dalam hal ini prompt yang saya gunakan adalah βBuat agentic workflow untuk apply 10 jobs di LinkedInβ . Tunggu beberapa saat , kamu akan mendapatkan aplikasi yang kamu inginkan.
powered by wadahin.com

Kamu bisa mencoba hasil generate agentic workflow untuk apply 10 jobs di LinkedIn claude ai tersebut di tautan berikut ini ya.
Pro Kontra Vibe Coding
Penggunaan vibe coding masih menimbulkan pro kontra hingga saat ini. Kode yang dibuat oleh AI terkadang masih susah dipahami oleh orang awam, kecuali AI menyertakan komentar di dalam kodenya. Terkadang masih terdapat bugs yang tersembunyi hingga penggunaan dependencies yang berlebihan atau tidak perlu. Namun baiknya, vibe coding ini dirasa cocok untuk pembuatan aplikasi kecil atau bersifat prototype. Vibe coding masih kurang sesuai jika kamu butuh aplikasi yang dirasa kompleks seperti perusahaan atau profesional lainnya.
Berikut adalah contoh AI Tools untuk vibe code selain claude ai yang sudah kita buat.
| Tool AI | Cara Pembuatan Vibe Coding | Gratis atau Berbayar |
|---|---|---|
| ChatGPT | Composer mode untuk vibe coding, terintegrasi dengan SuperWhisper untuk voice input. | Gratis dasar. |
| Cursor Composer | merupakan AI Integrated Development Environment (IDE) untuk generate/revise code real-time berdasarkan prompt. | Free tier. |
| GitHub Copilot | Suggest code, auto-complete dari bahasa sehari-hari | Gratis untuk personal. |
| Replit AI | Build app dari prompt, cocok pemula. | Gratis dasar. |
Kesimpulan
Dengan konsep yang sebenarnya sederhana, vibe coding ternyata memberikan hasil yang sangat luar biasa terutama di performa. Bahkan beberapa sumber mengatakan, vibe coding akan menjadi standar baru untuk perusahaan besar seperti Google bahkan IBM.Β
Lowongan Kerja Terbaru dan Pengembangan Karir Author
Arif Widodo
Hanya seorang bapak-bapak yang suka membuat aplikasi dan bermusik
Lihat Profil