Panduan Lengkap Mencari Lowongan Kerja dan Mengirimkannya

Ditulis pada 28 Jun 2025 | Diupdate pada 04 Jul 2025 |oleh Arif Widodo

Waktu membaca 8 menit
Panduan Lengkap Mencari Lowongan Kerja dan Mengirimkannya

Persaingan bukan hanya saat sudah masuk di dunia karir atau pekerjaan saja, namun mencari pekerjaan pun sudah harus bersaing dengan ribuan pencari kerja lainnya. Lapangan pekerjaan bisa jadi semakin berkurang karena berbagai alasan, namun skill dan kemampuan yang mumpuni di suatu bidang pekerjaan masih menjadi kebutuhan.

Mencari pekerjaan bukan sekedar soal mengirimkan berkas lamaran, namun juga bagaimana kamu mempersiapkan diri di setiap tahapannya mulai dari proses mencari lowongan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian hingga pada saat tandatangan kontrak kerja. Artikel ini akan membahas tips lengkap bagaimana kita mendapatkan pekerjaan, mulai dari mencari lowongan sampai kamu mengirimkannya.

1. Mencari Informasi Lowongan Pekerjaan

Langkah pertama tentu saja kita harus mencari lowongan yang sesuai dengan minat, pendidikan dan keahlianmu. Misalkan kamu adalah seorang yang memiliki minat di dunia programming dengan keahlian di bidang tersebut, maka pekerjaan yang tentunya tepat adalah sebagai seorang programmer, bukan?. 

Ilustrasi Mencari Informasi Lowongan PekerjaanIlustrasi Mencari Informasi Lowongan Pekerjaan

Ada beberapa kanal pencarian lowongan pekerjaan yang bisa kamu manfaatkan:

a. Informasi langsung

Informasi langsung maksudnya, kamu bisa mendapatkan informasi lowongan pekerjaan ini langsung dari lokasi perusahaan yang kamu tuju atau rekanannya. Biasanya, perusahaan akan memberikan pengumuman rekrutment resmi melalui rekanan seperti Balai Latihan Kerja domisili-mu tinggal atau paling umum di kantor pos. Biasanya, jika diumumkan di domisili sekitar, perusahaan masih mengutamakan tenaga kerja yang berada di wilayah tersebut.

b. Situs Pencarian Kerja

Selain melalui papan informasi rekanan, perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja akan membuat pengumuman di situs pencarian kerja terpercaya. Beberapa situs pencari kerja terpercaya antara lain LinkedIn, JobStreet, Glints, Kalibrr, Karir.com, dll.

c. Komunitas Online

Selain cara di atas, kamu juga bisa mendapatkan informasi melalui komunitas online seperti group facebook atau bahkan group / channel telegram. Agar mendapatakan pekerjaan yang kamu inginkan, gunakan kata kunci spesifik seperti “lowongan content writer Surabaya”, “lowongan IT  support”.

Sedikit tips yang harus kamu perhatikan, selalu perhatikan kapan tanggal posting lowongan dibuat serta sampai kapan proses pencarian tenaga kerja dilakukan. Kamu juga harus memperhatikan detail kualifikasi serta posisi yang dibutuhkan agar sesuai dengan minat dan keinginanmu.

2. Mulai Membuat CV yang Menarik

Perusahaan pencari kerja tentunya membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keahlian yang dibutuhkan, dan tentu saja sebagai seorang pencari kerja dan memiliki keahlian yang dibutuhkan, kamu perlu menyampaikan kepada perusahaan tersebut. Tentunya, kamu harus menyampaikan persyaratan yang dibutuhkan perusahaan dengan cara yang profesional dan personal melalui sebuah CV atau Curiculum Vitae. 

Sebuah CV yang baik paling tidak harus memuat:

Data Pribadi dan profil

Data pribadi singkat seperti nama lengkap, alamat tinggal, nomor yang bisa dihubungi, alamat email atau referensi.

Ringkasan profil / tujuan karier, maksudnya adalah kamu bisa menceritakan sekilas tentang profil pribadimu seperti hobi atau kegiatan sehari-hari serta tujuanmu dalam berkarir. Sedikit tips disini, kamu bisa mencantumkan alasan kenapa kamu melamar pekerjaan di perusahaan tersebut, alasan ketertarikanmu pada perusahaan atau ketertarikanmu pada bidang yang kamu gemari.

Riwayat Pendidikan

Riwayat pendidikan & pengalaman kerja. Kamu bisa melampirkan riwayat pendidikan mulai dari pendidikan menengah hingga perguruan tinggi, pengalaman berorganisasi merupakan nilai tambah, hingga pengalaman kerja sebelumnya. Kamu bisa mencantumkan pengalaman kerja sebelumnya sebagai pertimbangan untuk perusahaan baru bahwa kamu telah memiliki kemampuan yang mereka butuhkan.

Skill / Keterampilan

Keterampilan (skill). Bagian ini penting karena perusahaan pencari kerja tentu menginginkan calon pegawai baru yang telah memiliki keahlian yang mereka syaratkan. Bukan tanpa alasan, kadang perusahaan memang belum atau tidak memiliki mekanisme pelatihan dasar yang berkaitan dengan skill tersebut. 

Sertifikasi (jika ada). Kamu bisa mencantumkan berbagai sertifikasi yang pernah kamu ikuti. Tentu ini akan menjadi nilai tambah buatmu. Sertifikasi menjadi bukti bahwa kamu memang seorang yang sudah memiliki kompetensi di bidang tersebut.

Sosial Media

Link portofolio / GitHub / LinkedIn atau media sosial. Di era sekarang ini, sebuah perusahaan bisa mengetahui kualitas calon karyawan hanya dari internet terutama dari media sosial mereka. Jadi jangan heran, ketika sebuah perusahaan akan meminta mencantumkan media sosial yang kamu miliki. Kenapa akun media sosial dibutuhkan untuk melamar pekerjaan?, berikut alasannya.

1. Akun media sosial akan digunakan untuk memverifikasi kebenaran dari CV yang dicantumkan, bagaimana rekam jejak kegiatan calon karyawan apakah sesuai dengan budaya perusahaan atau tidak. 

2. Sebagai pemahaman kepribadian, karena dari media sosial dakan dapat diketahui bagaimana kamu berinteraksi dan berpendapat di luar lingkungan pekerjaan

3. Dari media sosial dapat diketahui apakah calon karyawan telah menyalurkan keterampilan melalui konten-konten yang dibuat.

3. Mulai Membuat Surat Lamaran Pekerjaan

Sebuah surat lamaran pekerjaan tidak perlu ditulis panjang lebar, cukup singkat (1 halaman) saja. Di dalam sebuah surat lamaran pekerjaan harus disampaikan posisi yang dilamar dan tunjukkan motivasi serta nilai lebih kamu. Gunakan bahasa yang baik dan benar, serta penulisan yang rapi.

Tips dalam membuat surat lamaran pekerjaan, perhatikan kembali pengumuman pencarian kerja sebelumnya. Biasanya, terdapat format khusus yang harus dicantumkan seperti kode posisi yang dilamar, area penempatan hingga penggunaan materai. 

powered by wadahin.com

Perhatikan juga persyaratan khusus yang diminta oleh perusahaan pencari kerja tersebut seperti surat pernyataan, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), atau bahkan surat rekomendasi jika ada. Susun seluruh berkas tersebut dalam format sudah ditentukan , misal penggunaan kertas ukuran A4 atau kertas ukuran legal. 

Agar surat lamaran pekerjaanmu lebih menarik, lakukan profiling atas perusahaan yang kamu tuju, seperti visi dan misi, kinerja keuangan, prestasi dan sebagainya. Perusahaan akan lebih tertarik kepada calon karyawan yang sudah tahu banyak tentangnya.

Kesempatan berikutnya akan kita bahas bagaimana caranya membuat surat lamaran pekerjaan menggunakan Artificial Intelligence .

4. Mengirimkan Lamaran dengan Benar

Surat lamaran pekerjaan dan CV yang telah kamu buat, harus dikirimkan ke perusahaan pencari kerja sebelum waktu yang ditentukan. Perhatikan dengan benar, dimana kamu harus mengirimkan berkas lamaran pekerjaan tersebut. Ada beberapa cara pengiriman lamaran pekerjaan , antara lain.

Email Corporate / Perusahaan

  1. Melalui email resmi milik perusahaan. Perhatikan dengan benar alamat email tujuan pengiriman berkas, pastikan bahwa alamat email tersebut adalah benar miliki perusahaan yang kamu tujua dengan mengunjungi website resmi perusahaan. Misalkan kamu melamar di perusahaan abc, maka pastikan email resmi yang kamu tuju adalah email@abc.com .
  2. Gunakan alamat email profesional. Sebagai seorang pencari kerja, membranding diri agar tampak menarik juga sangat penting. Begitu juga dengan email, kamu perlu menggunakan alamat email yang baik dan profesional. Alamat email namalengkap@gmail.com tentu akan lebih terlihat baik dan profesional daripada b3G4LH4tIK0e@gmail.com , bukan?
  3. Perhatikan  kembali persyaratan dokumen yang diperlukan. Pengiriman melalui email biasanya mensyaratkan beberapa kondisi, seperti penentuan subjek email dan ukuran file yang harus disertakan. 
    Contoh penulisan subjek email seperti Lamaran – Digital Marketing – Nama Lengkap  . Sedangkan untuk ukuran berkas yang dilampirkan, biasanya tidak lebih dari 5 - 10 Mb. Email resmi perusahaan biasanya dibatasi pada ukuran tertentu yang bisa diterima. Jika diperlukan, kamu juga bisa menambahkan tautan ke storage / cloud eksternal yang berisi berkas - berkasmu lainnya. Tentunya penyertaan link di dalam email biasanya akan dibatasi, Kamu bisa menyertakan (jika diminta) dengan mengganti karakter di dalam alamat link agar tidak terblokir oleh email server perusahaan.

Jasa Pos atau Ekspedisi

Selain melalui email, sebuah perusahaan pencari kerja mensyaratkan berkas lamaran pekerjaan dikirimkan melalui pos / jasa ekspedisi. Biasanya perusahaan meminta cap pos sebagai tanda verifikasi bahwa pengiriman berkas lamaran pekerjaan tidak melebihi dari tanggal yang sudah disyaratkan. Dalam mengirim surat lamaran pekerjaan melalui pos, perlu kamu perhatikan kembali hal berikut:

  1. Perhatikan  kembali persyaratan dokumen yang diperlukan . Berbeda dengan pengiriman melalui email, kamu harus mengirimkan berkas-berkas yang dibutuhakn dalam bentuk fisik. Pastikan seluruh berkas telah masuk ke dalam amplop lamaran pekerjaanmu
  2. Perhatikan kembali alamat tujuan. Pastikan bahwa alamat pengiriman berkas sudah sesuai dengan alamat perusahaan yang kamu lamar. Kesalahan penulisan alamat akan menyebabkan surat lamaran pekerjaanmu tidak akan diterima oleh pihak perusahaan.

Melalui aplikasi rekanan

Beberapa perusahaan besar, sudah bisa menerima lamaran pekerjaan melalui rekanan seperti Jobstreet atau Karir.com . Kamu biasanya hanya cukup menekan tombol submit pada lowongan pekerjaan yang tersedia. Namun, perlu diperhatikan bahwa kamu harus melengkapi profil mu sebaik-baiknya.

Langsung ke securiti atau pihak perusahaan

Selain langkah di atas, kamu juga bisa langsung menyerahkan berkas lamaran pekerjaan mu langsung ke perusahaan yang kamu inginkan melalui security atau petugas jaga perusahaan. Perhatikan kembali seluruh persyaratan yang diinginkan perusahaan sebelum kamu menyerahkan berkasmu ya.

Melalui whatsapp / messanger

Kamu juga bisa mengirimkan surat lamaran kerja melalui whatsapp. Namun, banyak yang harus kamu pahami dan perhatikan agar kamu mendapatkan pekerjaan. Simak tips dan template cara mengirimkan lamaran kerja lewat whatsapp disini ya. 

Kesimpulan

Ada berbagai macam cara dalam mencari lowongan pekerjaan, mulai dari offline hingga online. Baik offline maupun online, keduanya biasanya mensyaratkan kebutuhan yang sama. Tergantung bagaimana kamu dalam mengambil kesempatan tersebut. Mengirimkan berkas lamaran pekerjaan merupakan awal dari perjalanan karirmu. Kamu harus bisa menarik perhatian perusahaan yang kamu tuju dengan profil yang baik, skill serta kesan pertama yang profesional. Setelah semua terkirim, kamu bisa mempersiapkan diri untuk tahapan interview. Berikut adalah persiapan interview kerja serta contoh pertanyaan dan jawaban interview yang bisa kamu pelajari.

#loker#tips#lowongan

Arif Widodo

Lowongan Kerja Terbaru dan Pengembangan Karir Author

Arif Widodo

Hanya seorang bapak-bapak yang suka membuat aplikasi dan bermusik

Lihat Profil