21 Posisi dan Jabatan Perbankan, Jobdesk, Keahlian dan Gajinya

Ditulis pada 18 Jul 2025 | Diupdate pada 20 Jul 2025 |oleh Arif Widodo

Waktu membaca 11 menit
21 Posisi dan Jabatan Perbankan, Jobdesk, Keahlian dan Gajinya

Perbankan merupakan salah satu sektor industri dengan kinerja yang stabil namun banyak menawarkan gaji kompetitif dan tunjangan menarik. Disamping itu banyak peluang dan jenjang karir yang menjanjikan mulai dari posisi entry-level hingga manajerial. Semakin berkembangnya teknologi, meningkatnya  layanan keuangan digital, jenjang karir di sektor perbankan mengalami perkembang signifikan. Posisi di perbankan tidak hanya terbatas pada teller atau customer service, tetapi juga mencakup bidang teknologi, pemasaran, hingga manajemen risiko. Kali ini kita akan membahas lebih dari 21 jenjang karir di perbankan, termasuk job desk / tugas-tugasnya, keahlian yang diperlukan, dan rentang gaji berdasarkan data terkini. Namun perlu diperhatikan, gaji disini tetap memperhatikan UMR masing-masing daerah serta ukuran bank yang dimiliki.

1. Teller (TL)

Teller berkewajiban melayani transaksi langsung nasabah seperti setoran tunai, penarikan tunai, transfer atau pemindahbukuan, sampai dengan pembayaran tagihan, virtual account dan sebagainya. Teller harus mampu memberikan informasi dasar tentang produk dan layanan yang dimiliki oleh bank, namun tak jarang teller juga harus memiliki penampilan yang menarik. Seorang teller dituntut memiliki komunikasi yang baik, ketelitian, kemampuan melayani dengan ramah dan sopan, dan penguasaan sistem perbankan dasar atau core banking system. Gaji seorang teller bank berada di kisaran Rp 4 juta - Rp 7 juta per bulan

2. Customer Service Officer (CSO)

21 Posisi dan Jabatan Perbankan, Jobdesk, Keahlian dan Gajinya21 Posisi dan Jabatan Perbankan, Jobdesk, Keahlian dan Gajinya

CS Officer bertugas menangani seputar pertanyaan nasabah atau calon nasabah, memberikan solusi terkait layanan bank, serta mempromosikan produk seperti tabungan, deposito, atau kartu kredit. Seorang CSO akan membantu nasabah dalam membuka produk baru seperti tabungan, kredit atau deposito serta memberikan penjelasan yang relevan untuk setiap produk atau layanan yang dibuka. Hampir sama dengan seorang Teller, CSO diwajibkan memiliki kemampuan komunikasi yang baik, persuasi, pemahaman produk dan layanan perbankan, dan ketahanan mental. Ketahanan mental dimaksud disini adalah saat menangani komplain dari nasabah, maka CSO wajib tetap tenang serta tidak terbawa emosi. Gaji seorang customer service officer perbankan di kisaran  Rp 4,5 juta - Rp 8 juta per bulan.

3. Officer Development Program (ODP)

Officer Development Program merupakan program pelatihan yang diperuntukkan bagi calon pemimpin bank dengan rotasi di berbagai divisi seperti operasional, kredit, atau pemasaran. ODP mewajibkan memiliki keahlian seperti kemampuan analisis yang baik, kepemimpinan, kemampuan adaptasi cepat, serta latar belakang pendidikan yang kuat seperti S1 atau sarjana di semua jurusan. Gaji seorang officer development program berada di kisaran Rp. 6 juta - Rp. 12 juta per bulan.

4. Relationship Manager (RM)

Relationship Manager memiliki tugas untuk membangun dan menjaga hubungan dengan nasabah korporat atau institusi dan individu yang telah menggunakan layanan atau produk bank dengan nilai tinggi. Relationship Manager juga akan menawarkan produk investasi atau kredit, tentunya dengan berbagai promo menarik yang dimiliki oleh Bank. Selain mewajibkan kamu memiliki keterampilan dalam negosiasi dan penampilan yang menarik,kamu juga harus mampu melakukan analisa keuangan serta mampu memperluas networkingnya. Gaji yang didapat tiap bulan berkisar antara Rp. 8 juta - Rp. 20 juta per bulan dan mungkin bisa lebih banyak tergantung dari portofolio nasabah yang dimiliki. Seorang Relationship Manager juga memiliki target yang harus tercapai tiap bulannya.

5. Credit Analyst (CA)

Seorang Credit analyst  memiliki tugas penting yaitu melakukan analisa atas kelayakan pengajuan kredit nasabah, mengevaluasi laporan keuangan, dan menilai risiko pinjaman yang diajukan oleh seorang nasabah. Analisa yang dilakukan bukan hanya mengenai profil nasabah, namun juga riwayat pinjaman, kondisi keuangan, agunan atau jaminan yang akan digunakan hingga kondisi keuangan bank saat ini. Seorang analis kredit harus mampu melakukan analisa keuangan serta menyeluruh serta mempunyai pemahaman tentang risiko kredit, dan ketelitian yang tinggi. Tak jarang seorang analis kredit juga harus memiliki pengetahuan atas pedoman-pedoman pemberian kredit yang berlaku. Gaji seroang analis kredit berkisar di angka Rp. 7 juta - Rp. 15 juta per bulan.

6. Branch Manager (BM)

Seorang Branch Manager bertugas dan bertanggung jawab dalam mengelola operasional kantor cabang, memastikan tercapainya target lending maupun funding, dan mampu memimpin tim. Branch manager harus memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu melakukan manajemen tim dan memiliki strategi bisnis yang tepat untuk mendukung tercapainya target yang telah ditetapkan oleh manajemen atau kantor pusat bank. Estimasi gaji Branch Manager di kisaran Rp. 15 juta - Rp.30 juta per bulan.

7. Personal Banker (PB)

Personal Banker wajib memberikan layanan keuangan personal kepada nasabah atau calon nasabah, seperti perencanaan investasi dan pengelolaan kekayaan. Hampir sama dengan Relationship Manager, seorang personal banker harus memiliki pengetahuan produk investasi, mampu berkomunikasi dengan baik serta memiliki kemampuan penjualan. Seorang personal banker memiliki target yang harus tercapai tiap bulannya. Gaji yang akan di dapat oleh seorang personal banker sekitar Rp. 6 juta - Rp. 12 juta per bulan, dan mungkin bisa bertambah tergantung dari tercapainya target.

8. Risk Management Officer (RMO)

Seorang Risk Management Officer / RMO harus mampu melalukan pengelolaan risiko perbankan seperti risiko bisnis, risiko operasional, risiko pasar, risiko likuiditas hingga risiko hukum dan reputasi. Tak cukup hanya melakukan analisa risiko dan melakukan mitigasi, seorang RMO juga harus memahami aturan-aturan yang berlaku di perbankan pada umumnya. Gaji seorang Risk Managemen Officer berada di kisaran Rp. 10 juta hingga Rp. 25 juta per bulan.

9. Compliance Officer (CO)

Memastikan bank telah mematuhi regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) serta hukum yang berlaku. Pengetahuan hukum-hukum perbankan dan analisa kebijakan merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang Compliance Officer. Integritas tinggi juga diperlukan mengingat tugas-tugas yang banyak bersinggungan dengan aturan-aturan perbankan. Gaji yang akan didapatkan oleh Compliance Officer berkisar antara Rp. 8 juta - Rp. 20 juta per bulan.

10. Treasury Officer (TO)

Treasury Officer berkewajiban melakukan pengelolaan atas kondisi likuiditas bank, investasi, dan transaksi valuta asing yang dilakukan. Seorang Treasury Officer wajib memiliki keahlian pemahaman pasar keuangan, analisa data serta pengambilan keputusan cepat. Gaji yang akan didapatkan oleh Treasury Officer berkisar antara Rp. 10 juta - Rp. 25 juta per bulan.

11. IT Banking Specialist (IT)

Tugas pokok dari IT Banking Spesialis adalah mengembangkan dan memelihara sistem teknologi perbankan yang dimiliki saat ini, seperti mobile banking, internet banking dan core banking system yang digunakan. Selain kemampuan di bidang hardware dan software, kemampuan pemrograman serta keamanan siber. Pengetahuan akan sistem perbankan juga akan mendukung kinerja IT spesialis yang lebih baik. IT Banking Spesialist akan mendapatkan gaji antara Rp. 8 juta - Rp. 20 juta per bulan.

12. Digital Banking Officer

21 Posisi dan Jabatan Perbankan, Jobdesk, Keahlian dan Gajinya21 Posisi dan Jabatan Perbankan, Jobdesk, Keahlian dan Gajinya

Dengan tugas pokok mengelola platform digital seperti aplikasi mobile dan internet banking serta meningkatkan user experience, digital banking officer merupakan posisi yang cukup penting di perbankan saat ini.  Keahlian yang harus dimiliki antara lain pengetahuan teknologi digital, user experience (UX)  dan user interface (UI), dan analisa data. Digital banking officer akan meningkatkan pengalaman nasabah dalam bertransaksi perbankan dengan acara memperbaiki tampilan layanan digital serta menambah pengalaman pengguna dalam setiap layanannya. Dengan tugas tadi, seorang digital banking officer bisa mendapatkan gaji di antara Rp. 7 juta - Rp. 15 juta per bulan.

13. Marketing Officer

Secara khusus marketing officer bertugas untuk merancang strategi pemasaran untuk produk bank seperti kredit, deposito, atau kartu kredit kepada calon nasabah Bank. Kamu yang ingin menjadi marketing officer maka wajib memiliki keahlian di bidang pemasaran, analisa pasar, serta kreativitas yang tinggi. Target dan evaluasi bulanan akan menjadi santapan sehari-hari bagi kamu yang berada di bagian ini. Meski demikian, kamu bisa mendapatkan gaji di angka Rp. 6 juta - Rp. 12 juta per bulan, belum termasuk tunjangan dan bonus jika target tercapai.

14. Wealth Management Advisor

Kamu yang berada di bagian ini, harus senantiasa memberikan saran investasi kepada nasabah kelas atas dan mengelola portofolio mereka. Nilai portofolio yang bisa kamu kelola tentu saja akan sangat besar dan beragam. Wealth Management Advisor harus memiliki keahlian tentang pengetahuan investasi, analisa kondisi pasar, serta komunikasi yang baik. Rentang gaji Rp. 10 juta - Rp. 30 juta per bulan bisa kamu dapatkan dan belum termasuk bonus.

15. Operations Officer

Operations Officer bertugas mengelola proses operasional harian bank, seperti kliring, settlement harian dan tugas-tugas administrasi harian lainnya. Operations officer wajib memiliki ketelitian, manajemen waktu yang baik serta pemahaman proses transaksi perbankan. Gaji yang bisa kamu dapatkan berkisar antara Rp. 5 juta - Rp. 10 juta per bulan.

16. Auditor Internal

Tugas pokoknya adaah melakukan audit internal untuk memastikan kepatuhan dan efisiensi operasional. Seorang auditor internal biasanya wajib memiliki sertifikat audit, pengetahuan tentang peraturan perbankan serta ketentuan-ketentuan perusahaan pada umumnya. Kamu yang bekerja sebagai auditor internal wajib memiliki keahlian di bidang audit, analisis keuangan, dan integritas yang tinggi. Gaji yang bisa diperoleh seorang auditor internal Rp. 8 juta - Rp. 20 juta per bulan.

Tugas pokok dari Legal Officer adalah menangani hal-hal yang berkaitan dengan aspek hukum seperti kontrak kerja, sengketa serta masalah hukum lainnya. Kamu yang berminat bergabung di perbankan sebagai legal officer wajib memiliki keahlian dan pengetahuan hukum perbankan, mahir dalam negosiasi, dan analisa dokumen lebih lanjut. Gaji yang ditawarkan antara Rp. 8 juta - Rp. 18 juta per bulan.

powered by wadahin.com

18. Human Resources Officer (HRO)

Bukan hanya mengelola dan memproses rekrutmen karyawan, HRO juga memiliki tugas untuk mengelola pelatihan untuk program pengembangan karyawan bank. Selain itu, melakukan evaluasi atas kinerja karyawan tiap bulan serta pembaruan kontrak kerja karyawan. Kamu wajib memiliki keahlian di bidang manajemen sumber daya mannusia, komunikasi yang bagus, dan kemampuan berorganisasi. Gaji yang bisa kamu bawa pulang sekitar Rp. 6 juta - Rp. 15 juta per bulan.

19. Telemarketing Officer

21 Posisi dan Jabatan Perbankan, Jobdesk, Keahlian dan Gajinya21 Posisi dan Jabatan Perbankan, Jobdesk, Keahlian dan Gajinya

Hampir sama seperti marketing officer, tugas Telemarketing Officer adalah menghubungi nasabah untuk menawarkan produk seperti kartu kredit atau pinjaman melalui telepon. Telemarketing officer bekerja tanpa melakukan tatap muka langsung kepada nasabah, sehingga kamu wajib memiliki keahlian persuasi, komunikasi yang baik serta ketahanan mental yang mumpuni. Gaji telemarketing officer berkisar antara Rp. 4 juta - Rp. 8 juta per bulan, belum termasuk bonus yang diperoleh jika target tercapai.

20. Data Analis

Data analis menjadi salah satu pekerjaan yang paling banyak peminat tahun ini. Job Desk dari data analisis antara lain menganalisa data nasabah dan transaksi untuk mendukung keputusan bisnis. Keahlian yang harus dimiliki antara lain analisis data, penguasaan tools analisa data seperti SQL atau Python, serta pemahaman bisnis. Seorang data analis perbankan bisa memperoleh gaji Rp. 8 juta - Rp. 18 juta per bulan.

21. Anti-Money Laundering (AML) Officer

Tugas utama dari AML officer adalah memantau transaksi nasabah untuk mencegah pencucian uang, aktivitas ilegal serta tindakan fraud lainnya.  Seorang AML officer harus memiliki pengetahuan regulasi Anti Money Laundering (AML), analisa data serta ketelitian yang tinggi. Gaji yang diperoleh berkisar antara Rp. 8 juta - Rp. 20 juta per bulan.

Keahlian Umum yang Dibutuhkan di Perbankan

Selain keahlian spesifik untuk setiap posisi, ada beberapa keahlian umum yang wajib dimiliki oleh setiap karyawan bank antara lain:

  1. Komunikasi. Kemampuan berbicara dan mendengarkan dengan baik untuk melayani nasabah. Hubungan yang baik dengan nasabah akan menciptakan kepercayaan bisnis nasabah terhadap bank.
  2. Ketahanan Mental. Buka hanya menjelaskan produk dan layanan, pegawai bank juga harus mampu menghadapi tekanan target bulanan serta keluhan-keluhan nasabah.
  3. Analia dan Ketelitian. Keahlian ini harus dimiliki di setiap posisi di perbankan, terutama untuk posisi seperti kredit, manajemen risiko dan audit internal.
  4. Adaptasi Teknologi. Dengan begitu cepatnya perkembangan teknologi saat ini, kamu perlu menguasai sistem perbankan digital dan tools analisis data yang relevan.
  5. Target Oriented. Kamu harus terbiasa dengan target, karena bank telah membuat rencana bisnis di awal tahun dengan rencana peningkatan terutama di sis aset maupun pendapatan. Selain itu, banyak posisi di bank yang memiliki indikator KPI yang ketat.

Faktor yang Mempengaruhi Gaji di Perbankan

Meskipun di perusahaan yang sama bahkan di posisi yang sama, perolehn gaji tiap individu bisa berbeda. Gaji di sektor perbankan dipengaruhi oleh:

  • Lokasi: Gaji di Jakarta atau kota besar lebih tinggi dibandingkan daerah kecil.
  • Pengalaman: Karyawan dengan pengalaman lebih dari 5 tahun biasanya mendapatkan gaji lebih tinggi.
  • Jenis Bank: Bank BUMN seperti BRI atau Mandiri sering menawarkan tunjangan lebih baik dibandingkan bank swasta kecil.
  • Jenjang Karier: Posisi manajerial seperti Branch Manager atau Head of Digital memiliki gaji jauh lebih tinggi.

Prospek Karir di Perbankan

Karir di perbankan menawarkan jenjang yang jelas, mulai dari posisi entry-level seperti Teller hingga posisi eksekutif seperti Branch Manager. Banyak bank juga menyediakan program pelatihan seperti ODP untuk mengembangkan calon pemimpin di masa depan. Selain itu, dengan digitalisasi perbankan, posisi seperti IT Banking Specialis dan Digital Banking Officer semakin diminati. Agar kamu bisa berkarir di perbankan, berikut tipsnya:

  1. Pendidikan minimal diploma 3 atau sarjana, dengan jurusan seperti Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, atau IT untuk posisi tertentu.
  2. Sertifikasi untuk meningkatkan kredibilitas serta kemampuanmu.
  3. Kembangkan soft skills, fokus pada komunikasi, kerjasama tim serta ketahanan mental.
  4. Ikuti perkembangan teknologi perbankan seperti fintech dan analisa data.

Kesimpulan

Industri perbankan menawarkan berbagai posisi dengan gaji kompetitif serta peluang karier menjanjikan. Dari Teller hingga Head of Digital Banking, setiap peran memiliki tantangan dan keahlian yang berbeda. Dengan menguasai keahlian yang relevan dan terus belajar, kamu dapat meraih kesuksesan di sektor ini. 

#tips#loker

Arif Widodo

Lowongan Kerja Terbaru dan Pengembangan Karir Author

Arif Widodo

Hanya seorang bapak-bapak yang suka membuat aplikasi dan bermusik

Lihat Profil